Tarik Tunai di ATM Link Kena Biaya Berapa?

Sekarang untuk melakukan penarikan tunai tidak harus dilakukan di mesin ATM sesuai dengan tempat nasabah membuka rekening karena bisa di ATM bersama. Seperti pengalaman tadi pagi ketika admin  melakukan tarik tunai di ATM Link

Cara menggunakan ATM Link sama seperti ketika bertransaksi di ATM reguler, hanya saja sekarang untuk tarik tunai di ATM Link tidak kena biaya. Dan yang bisa menikmati gratis biaya tarik tunai di ATM Link hanya 4 Bank BUMN yaitu Bank Mandiri, BTN, BNI, BRI.

Untuk mengetahui berapa biaya tarik tunai di ATM Link, admin menggunakan kartu ATM Bank BNI kemudian melakukan pengambilan uang di ATM Bank Mandiri yang terdapat logo LINK.

Dan tidak lupa admin cek saldo awal di ATM BNI terlebih dahulu untuk nanti dicocokan saldo akhir setelah penarikan tunai di ATM. Untuk lebih jelas apakah tarik tunai di ATM Link kena biaya atau tidak silahkan melihat perbandingan saldo sebelum dan sesudah uang ditarik.

Tarik Tunai di ATM Link Kena Biaya Berapa?

  • Gambar dibawah merupakan saldo awal ketika mengecek di mesin ATM Bank BNI sebesar 1.977.291

  • Kemudian admin melakukan penarikan sebesar 1.400.000 sebanyak dua kali. Yang pertama sebesar 1.250.000 dan kedua 150.000.

  • Dan saldo akhir setelah melakukan tarik tunai di ATM Link Himbara adalah sebesar 577.291.

Sehingga jika dihitung saldo awal (1.977.291) dikurang uang tunai yang ditarik (1.400.000) hasilnya adalah 577.291. Artinya tidak ada pengurangan satu rupiah pun untuk biaya ATM Link.

Nah bagaimana terbukti gratis bukan tarik tunai di ATM Link atau Link Himbara (Himpunan Bank-Bank Negara). Sementara biaya transfer ATM Link  antar Bank BUMN melalui jaringan ATM Link dikenakan biaya Rp 4.000 per transaksi.

Dan biaya transfer uang antar Bank non BUMN melalui jaringan ATM Link kena biaya Rp 6.500 per transaksi. Lokasi ATM Link biasanya berada di wilayah BUMN seperti SPBU Pertamina, kantor Pegadaian atau pusat perbelanjaan.

Jumlah  ATM Link hingga akhir tahun 2016  sebanyak 10.000 yang merupakan kontribusi Bank Mandiri, BRI, BNI masing masing 3.000 ATM untuk setiap Bank teresebut. Selebihnya merupakan kontribusi dari Bank Tabungan Negara (BTN).

Advertisement