Cobalah Mengobati Sakit Maag di Rumah Sebelum ke Dokter

Advertisement

Maag merupakan gejala penyakit yang menyerang lambung yang biasanya disebabkan oleh dispepsia, gastritis, atau tukak lambung. Jika sakit maag tidak diobati penderita akan merasakan perih pada bagian perut ataupun diserang rasa mulas yang tentu akan mengganggu aktivitas.

Apabila tidak ada pemicu yang spesifik atau baru berupa gejala cobalah mengobati sakit maag di rumah sebelum pergi ke dokter. Bisa dengan meminum obat maag yang dijual bebas tetapi jika tidak ada obat ada cara lain yaitu dengan mengkomsumsi buah atau sayuran tertentu.

Dibawah saya akan berbagi informasi tentang cara mengatasi maag tanpa obat, cara ini cukup efektif dan mudah dilakukan karena obat sakit maag dapat dengan mudah ditemukan disekitar rumah.

Makanan Untuk Mengobati Sakit Maag di Rumah

Cobalah Mengobati Sakit Maag di Rumah Sebelum ke Dokter

1. Menggunakan biji pepaya

Carica papaya Linndari merupakan nama latin untuk biji pepaya ternyata menganndung enzim proteolitik seperti caricain, papain, chymopapain dan glycyl endopeptidase yang dapat menjadi salah satu cara mengatasi maag yang datang tiba tiba.

Cara membuat

  • Pisahkan biji pepaya dari dagingnya kemudian jemur sampai kering.
  • Haluskan biji pepaya yang sudah dijemur dengan cara ditumbuk atau digerus sampai lembut.
  • Ketika akan digunakan tuangkan biji pepaya kedalam gelas ditambah dengan air panas secukupnya dengan sebelumnya mengaduk secara merata.
  • Minum beberapa kali sampai rasa sakit akibat maag hilang.

2. Minum Rebusan Daun jambu biji

Daun jambu biji kaya akan vitamin C, dan berbagai senyawa flavonoid, polifenil, saponin, alkaloid, karoten, kuinon, antioksidan tinggi dan senyawa anti-mutagenic.  Zat tersebut semuanya memberikan manfaat bagi tubuh diantaranya mengurangi keluhan lambung sepert gejala maag.

Cara membuat

  • Petiklah beberapa helai daun jambu biji kemudian di cuci sampai bersih.
  • Tuangkanlah tiga gelas air kedalam panci untuk merebus daun biji tersebut.
  • Setelah air rebusan daun menyusut menjadi kurang lebih dua gelas matikan kompor.
  • Cara minum air rebusan daun jambu biji  sebaiknya pada pagi dan malam hari.
  • Sebelum minum isi perut walau sedikit supaya perut tidak perih, minum secara teratur sehingga sakit maag segera berkurang dan menghilang.

3. Obati maag dengan kunyit

Selain sebagai bumbu dapur yang membuat masakan jadi lezat, tanaman kunyit dapat menyembuhkan berbagai penyakit salah satunya maag. Kunyit mengandung kurkumin, desmetoksikumin sebanyak 10% dan juga bisdesmitoksikurkumin sebanyak 1 sampai 5 %.

Cara membuat

  • Ambilah 2 – 3 rimpang kunyit.
  • Selanjutnya bersihkan kunyit lalu kupas kulitnya jangan heran tangan kuning karena mengupas kunyit karena bisa dicuci.
  • Parut kunyit kemudian peras tersebut hingga keluar airnya.
  • Air perasan kunyit tersebut diminum pada pagi dan sore secara rutin.

Untuk mengatasi penyakit maag agar tidak kambuh lagi sebaiknya mengkonsumsi makanan yang mengandung bumbu kunyit seperti nasi kuning dll.

4.Tepung singkong/kanji

Tepung kanji atau disebut juga sebagai tepung singkong yang biasa digunakan membuat berbagai olahan makanan bisa juga sebagai obat sakit maag. Karena tepung kanji dapat nenembalkan kembali lapisan lambung akibat asam lambung.

Cara membuat

  • Siapkan tepung kanji kira kira 1 ons.
  • Kemudian oseng atau sangrai tepung kanji tersebut hingga berubah warna menjadi kekuningan.
  • Takaran 2 sendok  setiap hari dan tambahkan setengah gelas air panas.
  • Setelah diseduh bubuk tepung kanji diminum selama satu minggu dan apabila.

Karena tepung kanji berbahan dasar singkong bisa juga jika sakit maag langsung memakan singkong memtah dengan terlebih dahulu dikupas kulitnya.

Jika sudah sakit maag sudah sembuh sebaiknya hindari makanan pedas, asam, minuman bersoda, berkarbonasi, alkohol atau jangan merokok, serta jangan sampai telat makan atau jangan makan dengan porsi besar. Demikianlah cara mengobati sakit maag di rumah tetapi apabila maag tidak kunjung sembuh sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk penanganan lebih awal.

foto: healthxchange.sg